Penyakit Crohn (Beverly J. Canfield)

Saya adalah seorang wanita berusia 46 tahun. Saya mulai mengidap penyakit Crohn sejak berusia 14 tahun. Selama 32 tahun terakhir ini saya telah menjalani 14 kali operasi, di antaranya adalah membuang sebagian lambung dan usus besar. Sekarang usus kecil saya yang tersisa kurang dari sepertiganya saja.

Suatu ketika, penyakit Crohn yang sudah sering kabuh dalam beberapa bulan, datang dengan sangat hebatnya sehingga saya merasa waktu saya sudah habis dan tidak ada harapan lagi. Berat saya turun 20 pon, bahkan sampai tinggal 98 pon saja. Saya tidak bisa makan makanan padat selama tiga bulan dan mengalami malnutrisi yang parah. Selama beberapa minggu saya tidak bisa menelan cairan sehingga menderita dehidrasi. Saya muntah dan berak (Buang Air Besar) darah. Read the rest of this entry »

Problem Pernapasan Kronis & Scoliosis (Barbara Hoskins)

Saya mengalami problem Chronic Respiratory Insufficiency (ketidakcukupan pernafasan kronis) yang sangat parah. Saya telah melakukan pneumonectomy (pemotongan paru-paru) pada usia 10 tahun, dan setahun kemudian mengalami scoliosis (pembengkokan tulang belakang). Tulang belakang saya ‘melengkung’ 100 derajad, disertai deformasi (perubahan bentuk) dinding rongga dada. Pada tahun 1974 Harrington Rods (sebentuk pin) disisipkan kedalam tubuh saya dan mampu memperbaiki sedikit deformasi yang terjadi. Selain itu saya juga menderita beberapa jenis alergi yang parah. Read the rest of this entry »

Tumor Otak (Andy Coughlin)

Nama saya Andy Coughlin. Saya adalah seorang wanita kulit putih berusia 49 tahun dan tinggal di West Melbourne, Florida. Pada bulan April 1997 saya keilangan fungsi tubuh saya yang sebelah kiri. Para dokter tidak berhasil menemukan yang salah pada tubuh saya, sehingga mereka lalu memasang sepatu boot lunak pada kaki saya yang sebelah kiri supaya saya bisa berjalan. Beberapa minggu kemudian, setelah mandi sauna di sebuah pusat kebugaran, otak saya membengkak dan saya mengalami serangan sakit mendadak. Saya dilarikan ke rumah sakit, dan hasil pemeriksaan sinar X menunjukkan kalau saya menderita tumor otak. Para dokter mengatakan ini adalah kasus anaplastic oligodendrolioma, yaitu suatu jenis kanker yang sangat jarang dan kemungkinan penderitanya untuk bertahan hidup hanya 2%. Segera setelah itu seorang ahli bedah syaraf nengoperasi saya, tetapi tidak berhasil mengeluarkan semua tumor tanpa mengganggu otak saya. Read the rest of this entry »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.